Kapsulmetama.com – Gejala sakit maag yang dirasakan oleh seorang penderita dapat bervariasi. Hal ini berhubungan dengan tingkat keparahan atau gangguan yang terjadi pada organ pencernaan masing-masing penderita. Secara umum, penyakit maag dapat dibedakan menjadi tiga stadium dengan gejala yang berbeda untuk tiap tingkatannya. Ketiga stadium tersebut adalah maag ringan, maag sedang, dan maag kronis.

Maag Ringan

Maag ringan merupakan tahap pertama dari gangguan lambung yang ditandai dengan peningkatan kadar asam lambung. Gejala sakit maag seperti nyeri perut pada tahap ini tidak terlalu sering dirasakan. Bahkan, dalam beberapa kasus, tidak muncul gejala sama sekali.

Namun, meski dikategorikan ringan tanpa ada gejala sakit maag yang mengganggu, bukan berarti Anda bisa mengabaikannya begitu saja. Pola hidup sehat harus selalu diterapkan. Selain itu, pemeriksaan medis untuk mengecek tingkat asam lambung juga perlu dilakukan secara rutin. Tujuannya adalah menghindari pengikisan lapisan lambung akibat tingkat asam berlebih.

Maag Sedang

Jika asam lambung terus naik hingga mengikis lapisan organ pencernaan ini, stadiumnya dapat meningkat menjadi maag sedang. Dalam stadium sedang, gejala sakit maag yang cukup signifikan mulai muncul dan bisa dirasakan oleh penderita. Gejala tersebut di antaranya adalah rasa mual serta nyeri pada perut bagian atas.

Penderita umumnya baru memeriksakan diri saat merasakan gejala sakit maag sedang. Untuk mengurangi rasa sakit, penggunaan obat antasida akan dianjurkan dengan tujuan menetralisasi asam lambung. Meski demikian, konsumsi obat ini juga harus dibarengi dengan pola makan yang teratur serta asupan nutrisi yang seimbang.

Maag Kronis

Maag sedang yang tidak ditangani secara benar bisa kambuh sewaktu-waktu dengan stadium yang meningkat menjadi maag kronis. Maag kronis disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Makanan pedas, asam, bersantan, hingga kafeina pun bisa membuat kondisi lambung menjadi lebih parah. Gejala sakit maag yang dirasakan dalam tahap ini tidak hanya mual dan nyeri perut, tetapi juga perut kembung, rasa sesak di ulu hati, hingga muntah-muntah.

Dalam pemeriksaan medis, maag kronis dapat didiagnosis melalui metode endoskopi. Pemeriksaan endoskop akan menunjukkan kondisi lambung dengan lapisan yang kian menipis serta permukaan yang dipenuhi luka akibat asam lambung yang terus meningkat. Kondisi inilah yang menyebabkan penderita merasakan gejala sakit maag kronis yang telah disebutkan di atas.

Baca Juga : 5 Ciri Ciri Sakit Maag Ini Tak Boleh Diabaikan (Cari Tahu Juga Cara Mengatasi Penyakit Maag)

Cara Menyembuhkan Maag dari Gejala Sakit Maag

Itulah sejumlah gejala sakit maag dari tingkatan ringan, sedang, hingga kronis. Gangguan pencernaan ini sebenarnya dapat dicegah dengan rutin berolahraga, menerapkan pola hidup sehat, serta menghindari makanan pedas dan asam yang bisa memicu kenaikan asam lambung. Selain itu, Anda pun bisa menggunakan cara menyembuhkan maag dengan mengonsumsi obat herbal alami Metama yang telah teruji mampu membantu memelihara kesehatan pencernaan.

Kapsul herbal yang terbuat dari racikan tradisional kunyit dan ketumbar ini juga dapat membantu meredakan sejumlah gejala sakit maag seperti mual dan perut kembung. Konsultasi dan pemesanan Metama dapat dilakukan dengan berkunjung ke kapsulmetama.com.

Bagaimana ? Ingin tahu lebih banyak tentang Metama? Kami juga men Jual Obat Maag Metama, Silakan untuk info dan konsultasi hubungi kami di kontak ini

0812-1420-6567