Kapsulmetama.com – Seberapa sering Anda buang air besar dalam seminggu?. Anda patut waspada jika frekuensi BAB kurang dari 2 kali dalam sepekan, sebab hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda konstipasi atau sembelit. Konstipasi adalah gangguan sistem pencernaan yang ditandai dengan susah BAB dan feses yang menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.

Dari berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab sembelit, kebiasaan dan pola makan adalah salah satu yang paling berpengaruh. Ini karena aktivitas makan berhubungan langsung dengan sistem pencernaan dan pembuangan dalam tubuh. Tak heran jika pola makan yang buruk bisa memicu terjadinya konstipasi.

Kategori Pola Makan Buruk Penyebab Konstipasi

Ada beberapa kategori yang termasuk dalam kebiasaan pola makan buruk, yakni:

  • Jarang Mengonsumsi Buah dan Sayur

Buah dan sayuran mengandung serat dan nutrisi lain yang sangat dibutuhkan untuk memelihara kesehatan pencernaan. Kurangnya asupan serat dalam tubuh berisiko menyebabkan rasa sakit saat buang air besar akibat feses yang mengeras.

Untuk menghindari konstipasi, Anda sangat disarankan untuk banyak mengonsumsi buah dan sayur, terutama yang mengandung banyak air, seperti melon, semangka, ketimun, tomat, dan pepaya.

  • Kurang Minum

Dehidrasi akibat kurang minum air putih ternyata juga bisa menjadi pemicu konstipasi, lho. Saat kekurangan air, tubuh akan “menghemat” penggunaan air sehingga beberapa organ di dalamnya tak dapat berfungsi secara maksimal.

Hal yang sama terjadi pada usus besar. Penyerapan cairan pada organ tubuh yang satu ini berdampak pada keras dan mengeringnya feses (kotoran), sehingga akan lebih sulit dikeluarkan. Banyak mengonsumsi air putih adalah satu cara paling efektif untuk mengatasinya.

  • Konsumsi Dairy Product Berlebihan

Dairy product seperti susu, keju, yoghurt, dan olahannya memang memiliki nutrisi yang baik dan diperlukan tubuh. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan ternyata menyebabkan Anda sulit BAB. Anak-anak, balita, atau bayi yang minum susu formula pada takaran yang kurang tepat juga rentan mengalami sembelit.

  • Konsumsi Daging Merah

Meski bukan penyebab utama, nyatanya daging merah bisa memperparah konstipasi yang Anda alami. Bahan makanan yang satu ini memang cenderung mengandung lebih banyak lemak ketimbang serat, sehingga sukar dicerna usus. Di samping itu, kandungan zat besi yang tinggi dalam daging merah juga menyebabkan tinja mengeras.

Baca Juga : 5 Cara Mengatasi Diare dengan Aman (Dengan Metama)

Selain menerapkan pola makan yang sehat, penting juga bagi Anda untuk berolahraga secara teratur, minimal 2 kali seminggu selama 15-30 menit. Jika konstipasi tak kunjung membaik, cobalah minum obat herbal Metama.

Metama merupakan obat herbal terstandar BPOM yang dibuat dari bahan-bahan alami seperti kunyit dan ketumbar yang dikenal khasiatnya secara turun-temurun efektif memelihara kesehatan pencernaan dan membantu mengatasi susah BAB.

Obat yang sudah melewati uji di laboratorium perguruan tinggi terakreditasi ini pun aman dikonsumsi bersama obat lain tanpa efek samping. Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut seputar Metama, kunjungi website kami di KAPSULMETAMA.COM

Lihat selengkapnya mengenai Produk Kapsul Metama. Pengobatan untuk Obat Maag Kronis atau hubungi kami di kontak Whatsapp yang tertera dibawah ini

0812-1420-6567