Gejala maag kambuh disebabkan banyak faktor, pencegahan maag dan pengobatan yang tepat perlu dilakukan dengan obat maag herbal yang tepat, seperti Metama.

Kapsulmetama.com – Tak hanya makanan, kebiasaan pun bisa menjadi penyebab kambuhnya penyakit maag. Maag kambuh atau dispepsia merupakan gangguan pencernaan yang mengakibatkan kembung, nyeri ulu hati, serta mual. Gejala maag ringan tersebut biasanya menyerang organ cerna bagian atas, yaitu kerongkongan, perut, dan usus dua belas jari.

Dispepsia dapat menyerang siapa saja, bahkan bisa kambuh sewaktu-waktu. Karena itu, ketahui hal-hal yang menyebabkan maag berikut ini agar bisa mencegahnya.

Gejala Sakit Maag Kambuh

  1. Faktor Stres

Stres memberikan berbagai pengaruh buruk terhadap kesehatan fisik. Gangguan emosional ini pun bisa menyebabkan dispepsia. Pasalnya, saat stres, produksi hormon prostaglandin menurun.

gejala sakit maag dan cara mengatasinya

Obat Maag Herbal

Padahal, hormon tersebut berfungsi menguatkan mucous barrier (penghalang lendir) yang dihasilkan oleh lambung. Dalam kondisi normal, barrier tersebut melindungi permukaan lambung dari serangan asam lambung. Namun, ketika stres menyerang, pertahanan itu melemah akibat berkurangnya produksi lendir.

  1. Kebiasaan Makan

Maag tidak selalu disebabkan oleh makanan; kebiasaan makan pun bisa memicu gangguan saluran cerna ini. Misalnya, makan sebelum tidur di malam hari yang mengakibatkan asam lambung masuk ke kerongkongan. Hal itu terjadi karena pengaruh gaya gravitasi dan posisi berbaring.

Kemudian, cara makan yang  tidak benar juga bisa menyebabkan dispepsia. Semisal, makan tanpa mengunyah secara sempurna. Selain itu, makan dalam porsi besar pun dapat mengakibatkan refluks isi lambung yang berimbas pada serangan dispepsia.

  1. Efek Samping Penggunaan Obat

Pemakaian obat tertentu dengan kandungan salisilat bisa menyebabkan gastritis sehingga memicu dispepsia. Efek yang lebih parah, yakni pendarahan lambung berat apabila dikonsumsi dalam dosis tinggi. Beberapa jenis obat yang harus diwaspadai, antara lain antibiotik, NSAID (Non-Steroid Anti-Inflamasi), aspirin, dan pil KB.

  1. Kebiasaan Merokok

Salah satu penyebab maag adalah serangan bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini bisa menimbulkan infeksi pada usus kecil dan lambung. Nah, kebiasaan merokok yang berlebihan dapat meningkatkan jumlah Helicobacter pylori. Karena itu, gejala dispepsia semakin memburuk.

  1. Melakukan Olahraga Berat

Dispepsia bisa saja disebabkan oleh gerakan olahraga tertentu, misalnya gym. Misalnya, gerakan gym yang menyebabkan stres pada tubuh. Kondisi tersebut pastinya menghambat kinerja mucous barrier. Akibatnya, asam lambung meningkat dan melukai permukaan dinding lambung inilah pemicu awal gejala dispepsia.

Cara Mengatasi Maag Kronis dengan Metama

cara mengatasi maag kambuh

Metama

Itulah beberapa hal pemicu maag kambuh yang harus Anda ketahui sejak dini. cara mengatasi maag kambuh adalah dengan mengobati gejalanya, cobalah mengonsumsi Metama.

Metama sudah terdaftar resmi di BPOM dan teruji di perguruan tinggi terakreditasi dapat melakukan pencegahan maag dan menyembuhkannya sampai tuntas. Sediaan herbal ini mengandung ekstrak tumbuhan dari ramuan tradisional yang membantu menyembuhkan gejala maag kronis serta menjaga kesehatan lambung. Untuk aturan konsumsinya, setiap pengguna memerlukan waktu berbeda karena daya serap tidak sama.

Meski begitu, Metama bisa dikombinasikan dengan produk lain yang jarak konsumsinya minimal 2 jam. Agar efeknya maksimal, Anda juga harus melakukan olahraga ringan dan menyantap makanan sehat, terutama yang mengandung serat tinggi. Bagaimana? Ingin tahu lebih banyak tentang Metama?, Silakan untuk info dan konsultasi kunjungi halaman marketplace kami.

Konsultasi di Whatsapp 

Order Via Shopee

 Order Via Tokopedia