Konsumsi obat disentri HERBAL METAMA yang telah dipercaya berkhasiat menyembuhkan disentri secara menyeluruh dan teregistrasi BPOM.

Kapsulmetama.com – Disentri adalah penyakit yang memiliki gejala yang mirip dengan diare. Namun begitu, gejala serta akibat yang ditimbulkan bisa jadi lebih parah jika dibandingkan dengan gangguan saluran pencernaan lain seperti diare dan muntaber. Maka dari itu, sebaiknya waspada jika Anda mulai mendapati gejala-gejala disentri pada tubuh.

Gejala Disentri yang Mudah Dikenali

Disentri bisa menyerang manusia dari segala usia. Karena penyebab utama dari disentri adalah bakteri dan parasit, mereka yang tinggal atau pernah berkunjung ke daerah dengan fasilitas sanitasi serta kondisi air yang buruk memiliki risiko yang lebih tinggi terjangkit disentri.

tanman obat disentri

Obat Disentri

Berikut adalah gejala-gejala yang patut diwaspadai pada anak-anak dan dewasa:

  • Demam tinggi

Demam tinggi pada disentri adalah salah satu indikasi bahwa tubuh sedang diserang bakteri atau parasit. Jika demam tinggi berlangsung disertai gejala disentri lain, Anda wajib mewaspadainya.

  • Mual dan Muntah

Sebagai salah satu refleks tubuh, mual dan muntah juga menandakan ada bakteri atau parasit yang sedang menginfeksi. Pada tahap ini, asupan cairan dan gizi penderita harus terus dipantau agar kondisi tidak semakin parah.

  • Nyeri dan Berdarah saat BAB

Pada penyakit diare, perut terasa mulas dan buang air besar (BAB) terjadi sangat sering bahkan hingga konsistensinya berubah. Sementara pada disentri, BAB mungkin lebih menyiksa karena sensasi sakitnya bukan karena frekuensinya.

BAB mungkin diiringi dengan rasa sakit pada bagian pencernaan dan saluran pembuangan. Pada kasus lebih lanjut, nanah dan darah sering kali ditemukan pada feses.

  • Dehidrasi

Muntah dan BAB yang terlalu sering akan membuat tubuh kekurangan cairan. Inilah yang akan memicu kondisi dehidrasi dan rasa haus yang datang terus menerus. Turuti keinginan untuk minum dan makan agar asupan cairan dan gizi tetap terjaga.

Gejala awal mungkin muncul sekitar 1 hingga 7 hari setelah penderita mengalami kontak dengan bakteri atau parasit penyebab disentri. Infeksi disentri—baik itu disentri basiler atau disentri amoeba—berlangsung selama 7 hingga 10 hari. Maka dari itu, sebaiknya penanganan terbaik untuk disentri adalah pemberian antibiotik dan obat-obatan yang mengurangi radang di saluran pencernaan.

Bagaimana Disentri Bisa Sembuh?

Seluruh gejala disentri berpusat pada organ saluran pencernaan dari mulai lambung, usus, hingga saluran pembuangan. Selama penanganan dilakukan dengan cepat dan benar, penyakit disentri bisa disembuhkan dengan berfokus pada menyembuhkan luka yang sudah ada di saluran pencernaan.

Untuk menentukan apakah penderita benar terjangkit disentri atau tidak, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan tes laboratorium pada cairan feses. Setelah itu, barulah bisa ditemukan penyebab dan penanganan antibiotik yang tepat.

Membantu Kesembuhan dengan Makanan dan Obat Herbal

obat disentri di apotik

Metama

Antibiotik akan bekerja pada tubuh selama 4 hingga 5 hari untuk menyingkirkan bakteri dari saluran pencernaan penderita. Pada tahap pengobatan, ada baiknya penderita mengonsumsi makanan serta obat herbal yang menunjang kesembuhan dari disentri.

Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi oleh penderita disentri adalah jeruk, teh hitam, wortel, pisang, dan jus paria. Sementara untuk konsumsi obat herbal, sebaiknya cari yang berbahan dasar antibiotik alami seperti yang dikandung oleh kapsul Metama.

Terdiri dari bahan herbal dengan sifat antibiotik alami, Metama berkhasiat memelihara kesehatan saluran pencernaan dan membantu penyembuhan radang. Bagi penderita disentri, hal ini bisa mempercepat proses kesembuhan terutama jika digabung dengan pengobatan medis.

Karena sudah terdaftar di BPOM, kapsul Metama dianggap aman selama dikonsumsi dalam dosis yang sesuai. Bagi Anda yang ingin mengetaui khasiat lainnya dari kapsul ini, silakan kunjungi halaman MARKETPLACE kami.

Konsultasi di Whatsapp 

Order Via Shopee 

Order Via Tokopedia

%d blogger menyukai ini: